Selamat Datang

Selamat Datang
Kasih Sayang Kunci Sukses
Cindejiwiyata Selamat Datang dan bergabung pada referensi blogspot kami. Sumbangkan saran dan Bantuan yang normatif demi kemajuan kami Mohon Maaf bila ada penyimpangan dan menimbulkan kerugian pada pribadi

SDN 1 Miricinde Turut Serta Membangun Bangsa

Menciptakan generasi yang mampu berkompetensi dan berprestasi

Profil Kepala Sekolah

STANDAR MINIMAL TUGAS KEPALA SEKOLAH (Bidang Edukatif, Bidang Bimbingan dan Penyuluhan.....

KAMI SANG JUARA...!!!

Mengangkat piala bukan tujuan utama kami, karena ini hanyalah wujud dari perjuangan kami. Bersungguh-sungguh dan Bersemangat dalam pertarungan menggapai masa depan adalah awal dari prestasi ini

Pancasila

Penerapan Sila-sila dalam pancasila di SDN 1 Miricinde dan memberikan semangat juang sebagai wujud Nasionalisme terhadap Bangsa dan Negara

AYO SEKOLAH

Sukseskan Wajib Belajar 9 tahun bersama SDN 1 Miricinde

Bangga dengan Seni dan Budaya Bangsa

Seni Reog adalah salah satu peninggalan asli Seni dan Budaya Bangsa Indonesia, Kami turut melestarikan Seni dan Kebudayaan jangan sampai di akui lagi oleh bangsa lain

Tampilkan postingan dengan label selengkapnya download ling terkait. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selengkapnya download ling terkait. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2011


Permainan Mengenal dan memilah Sampah (SKU No.7) R. Intelektual

A. Nama permainan : Rumahku
B. Tujuan : Memberikan pemahaman kepada Pramuka Penggalang tentang pemilahan sampah
C. Sasaran : Setelah mengikuti kegiatan ini peserta mampu :
1. Memilah sampah
2. Menempatkan sampah pada tempat yang tepat
3. Membuang sampah pada tempatnya
D. Waktu : 45 Menit
E. Metode : Bermain dan diskusi
F. Peralatan :
1. Sampah basah dan kering
2. Tempat sampah diibaratkan Rumah
3. Kertas chart/kertas karton
4. Spidol actline 70
G. Kegiatan :
1. Penjelasan/briefing
a. Peserta dikumpulkan dan membentuk setengah lingkaran
b. Pembina menyampaikan salam dan mengajak peserta bernyanyi lagu Pramuka
c. Pembina menjelaskan tentang permainan rumahku. Peserta diajak melihat sampah yang terdiri bermacam- macam yang diibaratkan orang dan perlu tempat atau rumah (tempat sampah)
d. Peserta diminta memilah sampah sejenis kemudian menempatkannya di tempat yang tepat satu persatu
e. Peserta yang terlebih dahulu menyelesaikan tugas menjadi pemenang
2. Proses.
a. Peserta masing- masing menghadapi tumpukan sampah yang berjenis-jenis
b. Pluit dibunyikan sebagai tanda pesrta mulai memilah sampah
c. Yang sudah selesai langsung menempatkan sampah tersebut ketempat syang tepat tapi tidak boleh sekaligus, harus satu persatu (bolak balik)
d. Pluit dibunyikan lagi tanda tugas sudah selesai
e. Seluruh peserta bersama-sama melihat hasil karyanya dan menilai mana yang benar
f. Pembina membagi mereka berkelompok dan memberikan kertas char dan spidol serta meminta tiap kelompok berdiskusi tentang manfaat kegiatn tersebut
g. Hasil diskusi dibacakan didepan teman-teman
3. Debrifing
a. Pembina menayakan apa manfaat dari permainan ini
b. Apa yang akan diperbuat oleh peserta setelah tahu manfaat tersebut
c. Pembina menyimpulkan hasil diskusi mereka
H. Penilaian : Cara menghormati proses dan bertanya pada satu atau dua orang peerta

Permainan Kim Lihat (mata)
A. Tujuan : Mengetahui tanda pengenal Gerakan Pramuka sesuai dengan tingkatan
B. Sasaran : SKU Ramu No. 9
C. Ramah : Sosial dan Intektual
D. Skenario Game :
1. Tanda-tanda Pengenal Gerakan Pramuka dari berbagai berbagai tingkatan dikumpulkan disuatu tempat dan ditutupi koran
2. Setiap regu secara bergiliran diberi kesempatan selama 3 menit dengan aba-aba pluit mengamati Tanda-tanda Pengenal Pramukayang ada di dalam suatu tempat
3. Setelah 3 menit pluit dibunyikan tiap regu harus segera meninggalkan tempat tersebut dan mencari tempat lain untuk mencatat semua tanda – tanda Pengenal yang ada dalam tempat tersebut
4. Peserta berdiskusi membahas nama tanda-tanda yang sudah dicatat dan menuliskan kegunaannya
5. Setiap regu diberi tugas memaparkan nama tanda pengenal Gerakan Pramuka dan kegunaannya
E. Debrifing :
1. Peserta ditanya manfaat dari permainan tersebut
2. Pembina menjelaskan/membetulkan kegunaan tanda-tanda Pengenal dalam Gerakan Pramuka.

Permainan Pesan berantai
A. Tujuan : Dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baikndan benar
B. Sasaran : SKU Ramu No.18
C. Ramah : Sosial
D. Skenario Game :
1. Peserta baris berbanjar tiap regu jarak minimal 50 cm
2. Pembina memanggil pemimpin regu untuk menuliskan kalimat berita dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar
3. Kalimat tersebut dibisikan secara berantai
4. Peserta yang paling ujung harus menuliskan kalimat berita yang diterima lewat bisikan temannya pada kertas HVS
5. Pinru mencocokan kalimat yang dituliskan dengan kalimat yang ditulis pada temannya
F. Debrifing :
1. Peserta berdiskusi membahas manfaat dari permainan tersebut
2. Pembina menyimpulkan agar berkomunikasai secara efektif menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar

Permainan Lambang Negara
A. Tujuan : Mengetahui tentang lambing Negara Republik Indonesia
B. Sasaran : SKU Ramu No.17
C. Ramah : Sosial dan Intelektual
D. Skenario Game :
1. Pembina menyiapkan 10 potongan gambar Burung Garuda dimasukan ke amplop
2. Pembina membuat tugas dengan menggunakan sandi
3. Setiap regu berlomba menyusun gambar tersebut
4. Setiap perwakilan regu menjadikan Lambang Negara dikaitkan dengan hari kemerdekaan RI
5. Pembina menilai tiap regu dengan kriteria
- Kecepatan
- Kebenaran/ketepatan
- Kemampuan pemaparan
E. Debrifing :
1. Peserta bergantian menyebutkan manfaat permainan tersebut
2. Pembina mengulas/mengkaji hasil pengamatan dan menjelaskan arti Lambang Negara

Permainan Menyusun Sila-sila dalam Pancasila secara estapet
A. Tujuan : Dapat menjelaskan sila-sila dalam Pancasila dengan benar
B. Sasaran : SKU Ramu No.16
C. Ramah : Sosial dan Intelektual
D. Skenario Game :
1. Tiap regu baris berbaris
2. Pembina menyiapkan kertas HVS dan alat tulis didepan regu masing-masing dengan jarak kira-kira 10 meter
3. Dengan aba-aba pluit setiap anggota regu secara bergantian menuliskan susunan Pancasila
4. Setiap perwakilan regu secara bergantian menjelaskan makna sila-sila dalam Pancasila
F. Debrifing :
1. Peserta diberi pertanyaan tentang manfaat permainan
2. Peserta Tanya jawab dengan Pembina tentang pentingnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3. Pembina melengkapi /menambahkan hal-hal yang perlu berkaitan dengan sila-sila pada Pancasila


Permainan Air mengalir
A. Tujuan : Dapat menjelaskan adanya perbedaan perkembangan fisik tubuh
B. Sasaran : SKU Ramu No.4
C. Ramah : Fisik
D. Skenario Game :
1. Regu baris bersiap
2. Pembina menugaskan barisan berurutan berdasarkan usia (Peserta yang termuda harus bergeser dalam satu barisan kea rah sebelah kiri dan yang tertua ada di paling kanan secara berurutan)
3. Pembina meniupkan pluit dan memerintahkan barisan berurutan berdasarkan berat badan ( anggota regu bergeser tidak keluar dari barisanyang paling ringan berada disebelah kiri dan berurutan
4. Regu yang paling cepat mendapat hadiah
5. Pembina mengecek kebenaran dengan menanyakan data tanggal lahir dan berat badan
E. Debrifing :
1. Peserta diberikan tentang manfaat permainan tersebut
2. Pembina menjelaskan perubahan usia berpengaruh pada tambahnya berat badan dan perkembangan fisik ditambah dengan usia dan pertumbuhan fisik Yuk Baca Selengkapnya...

Sabtu, 27 Agustus 2011

Antara Dendang , Harapan dan impian Masa kecil



BERTEMU LAGI

Di sinilah di sini kita bertemu lagi 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai
Di sanalah di sana kita akan berjumpa 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai
Di situlah di situ kita akan bertemu 2X
Salam, salam, salam, salam, salam hai

PRAMUKA SIAPA YANG PUNYA

Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Yang punya kita semua

DOLANAN JARANAN

Aku duwe dolanan
Dolanan jaranan
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe
Maju mundur yo bisa
Sak karepe dewe
Jaranan papah gedang
Gaweanku dewe

SIAPA SURUH JADI PRAMUKA
Siapa suruh jadi Pramuka
Siapa suruh jadi Pramuka
Sendiri saja sendiri saja
Aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang ….
Siang dan malam tidur di tenda
Siang dan malam tidur di tenda
Pakaian basah kering dibadan
Aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang, aduh sayang ….

AKU PILIH PRAMUKA WAE

Hi piya ya ya
Hi peye …
Aku pilih Pramuka wae
Bendino tak pikirke
Benbengi tak impekke
Trisnaku soyo tambah gede
AMAN SENTOSA

Aman sentosa
Tak boleh diganggu
Siang dan malam
Tak mengenal waktu
Biar hujan, biar panas
Tak kenal rintangan
Bergerak selalu
Manfaatkan waktu
Itulah semboyanku


ECALU

Ecalu lema afuda **
Afudfa lema ecalu **
Ecalu lema afuda **
Afudfa lema ecalu ***
Zum gale gale gale zum
Gale gale gale zum
Gale gale zum ***
Zum gale gale gale zum
Gale gale gale zum
Gale gale zum ***


KEMBANGKAN KEMAH KEMAH

Kembangkan, kembangkan
Kemah – kemah di padang
Di bawah bentangan
Langit ciptaan Tuhan
Nyalakan – nyalakan
Api unggun yang terang
Benderang memancar
Rasa persaudaraan
Kibarkan, kibarkan
Bendera perkemahan
Di bumi persada
Di alam yang terbuka
Nyanyikan, nyanyikan
Lagu – lagu yang riang
Gembira selalu
Bekerja dengan riang

HANYA KUKENANGKAN

Tak kan dapat kulukiskan
Tak kan dapat kugambarkan
Tak kan dapat kubayangkan
Hanya dapat kukenangkan


PRAMUKA SIAPA YANG PUNYA

Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Pramuka siapa yang punya
Yang punya kita semua


MENJADI TERBAIK

Apakah bisa
Menjadi terbaik
Terus menerus
Tidak pernah salah


PRAMUKA DI MANA-MANA

Pramuka di mana-mana
Pramuka di mana-mana
Di desa jeng di kota
Di desa rejeng di kota
Pramuka di kota loba
Pramuka di kota loba
Di mana-mana loba
Di mana-mana gek loba
Kacu merah putih
Lambangnya mah kitri
Dasar Pancasila,
Tri Stya, Dwi Darma Dasadarma


CING CING GEMERINCING

Cing cing gemerincing
Swara rebana berbunyi nyaring
Cing cing gemerincing
Kaki melangkah beriring-iring
Lenggang yang serempak
Dengan lenggok berirama
Hati siapapun
Akan senang memandangnya
TEMPE ANA PAWON

Tempe ana pawon
Dithithili temal temil
Tempe ana pawon
Dithithili temal temil
Rasane marem, rasane marem
Rasane marem dem..dem..dem..dem

( tempe dapat digantai tahu atau yang lain )

PANULAK

Gunane panulak iku
Ngedohke beboyo pati
Tulak sawan bali ndalan
Kala kalaning sumingkir

US UDARA

Us udara
Kau carikan ade darbe yarmur
Us udara
Kau carikan ade darbe yarmur
Kate bisike re usfur
Es rete yarmur
Kate bisike re usfur
Es rete yarmur
BARISAN KITA

Barisan kita
Barisan Praja Muda Karana
Barisan kita
Putra putri Indonesia
Bendera kita
Tunas kelapa itulah lambangnya
Di bawah naungan
Sang Merah Putih jaya

Lupa Syairnya

Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya
Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya
Kalau kau lupa syairnya
Kau ulang dari semula
Aku punya satu lagu
Tapi kulupa syairnya

Good Bye

Good bye I say you good bye x 2
I see you again but I don’t know why
Good bye I say you good bye
GOYANG

Goyang, goyang, goyang
Goyang, goyang, goyang
Kalu tidak goyang
Nanti masuk angin


BEDUG AGUNG

Bedug agung, bedug agung
Yang tergantung, yang tergantung
Ini bunyinya, ini bunyinya
Dang dung, dang dung
Othek othek othek, othek othek othek


PANTUN PRAMUKA

Satu … dua ... tiga dan empat
Pramuka itu hemat cermat
Ambil korek, pasanglah lilin
Pramuka selalu disiplin


BERKEMAH

Di tengah-tengah hutan
Di bawah langit biru
Tenda terpancang ditiup sang bayu
Api menjilat-jilat
Terangi rimba raya
Membawa kelana dalam impian
Dengarlah – dengarlah
Sayup – sayup
Suara nan merdu memecah malam
Jauhlah dari kampung
Turuti kata hati
Guna bakti pada bunda pertiwi


APA GUNA KELUH KESAH

Apa guna keluh kesah
Apa guna keluh kesah
Pramuka tak pernah bersusah
Apa guna keluh kesah




ITU PRAMUKA

Siapakah yang te-gak berdiri
Itu Pramuka
Siapa yang sopan dan sim-pati
Itulah Pramuka
Siapa jujur dan baik hati
Itu Pramuka
Siapa yang berkarya berbakti
Itu Pramuka

KELATIHAN PRAMUKA

Ayo kawanku semua
Berpitar semua
Kejurusan tujuan kita
Indonesia jaya bahagia
Pitar memitar semua
Berganda daya kita
Kelatihan, kelatihan, kelatihan Pramuka
Kelatihan, kelatihan kita semua

HIDUP CERIA

Nyanyikan, nyanyikanlah
Lagu lagu merdu
Gembira, gembiralah
Apa yang ditunggu
Berlenggang, berlengganglah
Jangan malu-malu
Gembira tambah sehat
Hidup ceria slalu

GEMBIRA BERKUMPUL

Ayo kawan, ayo kawan berkumpul
Berkumpul bersenang-senang semuanya
Jangan segan, jangan segan bersama
Bersama bernyanyi bergembira
Tepuk tangan …
Tepuk tangan …
Tepuk tangan bergembira
Skali lagi …
Skali lagi …
Tepuk tangan kita semua bergembira
DISINI SENANG DISANA SENANG

Di sini senang, di sana senang
Di mana-man hatiku senang
Di sini senang, di sana senang
Di mana-man hatiku senang
La … la … la …la

PISAH HANYA DILAHIRNYA

Telah tiba saat berpisah
Pisah hanya di lahirnya
Di hati kita tetaplah satu
Karena Tri Satyaku satu
Dalam hati kita tetap ingat
Akan Dasadarmaku
Pun takkan lupaku bersyukur
PadamuTuhanku yang luhur

BERGEMBIRA

Marilah bergembira
Bergembira semua
Marilah bergembira
Bergembira semua
Tirukanlah, tirukanlah
Tiru, tiru kanlah
KUPANGGIL NAMAMU

Kakak ku panggil namamu
Ya ya ya
Kakak kupanggil namamu
Ya ya ya
O o kakakku, o o kakakku
Berikanlah jawabanmu
Aku bilang ya ya
Aku bilang ya ya
Aku bilang kakak
Aku bilang kakak
Aku bilang ya ya

DARI SEGALA PENJURU

Dari segala penjuru
Kita Pramuka menuju
Dari macam-macam suku
Kita Pramuka bersatu
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
ELIK ELIK KAPUANA

Elik elik kapuana
Eya. eya
Elik elik kapuana
Eya. eya
La la la la la la la
La la la la la la la 2 x
La la la la la la la la la la la la .. la la
La la la la la la la

ITU SIAGA
Siapakah pandu termuda
Itu Siaga
Berbuat baik setiap hari
Itulah Siaga
Berbakti ayah dan bundanya
Itu Siaga
Berani dan tak putus asa
Itu Siaga

KUPANGGIL NAMAMU

Kakak ku panggil namamu
Ya ya ya
Kakak kupanggil namamu
Ya ya ya
O o kakakku, o o kakakku
Berikanlah jawabanmu
Aku bilang ya ya
Aku bilang ya ya
Aku bilang kakak
Aku bilang kakak
Aku bilang ya ya

DARI SEGALA PENJURU
Dari segala penjuru
Kita Pramuka menuju
Dari macam-macam suku
Kita Pramuka bersatu
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
O a i ye ye
O a i yo yo
O a i ye ha i yo
ITU SIAGA

Siapakah Pandu termuda
Itu Siaga
Berbuat baik setiap hari
Itulah Siaga
Berbakti ayah dan bundanya
Itu Siaga
Berani dan tak putus asa
Itu Siaga

PANDU MUDA
Surya muncul seperti kehadiranku.
Kecil mungil ceria selalu
Setiap hari berbuat kebajikan
Mengikuti tatakrama keluarga
Berbakti ayah bundanya
Berani dan tidak putus asa
Kecil mungil dan centil
Berlaga di pesta
Itulah Pramuka Siaga
Pandu termuda di Indonesia

ITU SIAGA

Siapakah Pandu termuda
Itu Siaga
Berbuat baik setiap hari
Itulah Siaga
Berbakti ayah dan bundanya
Itu Siaga
Berani dan tak putus asa
Itu Siaga



PANDU MUDA

Surya muncul seperti kehadiranku.
Kecil mungil ceria selalu
Setiap hari berbuat kebajikan
Mengikuti tatakrama keluarga
Berbakti ayah bundanya
Berani dan tidak putus asa
Kecil mungil dan centil
Berlaga di pesta
Itulah Pramuka Siaga
Pandu termuda di Indonesia

Penghargaan Melati di Kalungkan Olih Bupati menambah rasa Kangenku
Sawengi tan bias nendro
Gawang-gawang katon aneng netro
Taksesuwun mugi enggal lejar
Kekesing ati kang kapang
Yen lintange panjer rino
Wus semburat sumunar ngalela
Aku wus angantu-antu tenan
Aneng stasiun balapan
Prasasat koyo sewindu
Ngantu antu ngentenui tekamu
Bedo duk ngrakit asmoro
Nadyan meh rahino
Ning ing roso mung sedhelo
Lintange panjer rina
Melu styo ngrewangi ngenteni
Yen sepur senja wus katon teko
Esemu nambani ati
Yuk Baca Selengkapnya...

Standaritas Penilaian Mutu Pendidikan Karakter Bangsa, Kwantitas atau Kwalitas ?


Sebuah Problem mengawali model Penilaian Pendikar/PBKB/Nasionalisme.

Untuk mengendalikan mutu hasil pendidikan salah satu upayanya adalah perlunya dilakukan penilaian pendidikan, yaitu proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik.
Penilaian ini berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang berlaku secara nasional.
Standar penilaian pendidikan ini secara nasional dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan sudah ditetapkan Standar Penilaian Pendidikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2007.
Dalam Permendiknas No. 20 Th. 2007 tentang Stándar Penilaian Pendidikan disebutkan bahwa penilaian pendidikan terdiri dari :
1. Penilaian oleh pendidik.
2. Penilaian oleh satuan pendidikan.
3. Penilaian oleh pemerintah.
Penilaian tersebut penting sesuai dengan fungsinya, namun Penilaian oleh pendidik mempunyai peranan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Hal ini karena oleh pendidiklah para siswa langsung dapat diketahui perkembangan seluruh aspek penilaian yang meliputi kognisi, afeksi dan psikomotorik.
Implementasi di lapangan ternyata penguasaan para pendidik terhadap Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tersebut masih sangat variatif. Untuk itulah kiranya perlu disusun Pedoman Teknis Penilaian agar para pendidik mempunyai persepsi yang sama. Pendidik akan mempunyai kesatuan langkah dan tindak yang sama dalam melakukan penilaian terhadap anak didik, muaranya anak didik akan dapat optimal dalam penguasaan materi belajar yang mencakup ketiga aspek penilaian.
Berkenaan dengan program nasional tentang Pendidikan Karakter ( Pendikar ), Penilaian pendidikan karakter menjadi hak dan tanggung jawab pendidik dan satuan pendidikan. Penilaian pendidikan karakter lebih menekankan pada aspek afeksi. Oleh karena itu dirasa perlu disusun Pedoman Teknis Penilaian, agar Pendidikan Karakter tersebut dapat terintegrasi. Untuk itulah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menyusun Pedoman Teknis Penilaian untuk dapat dijadikan acuan bagi para guru dalam melakukan penilaian terhadap anak didiknya.


Presentasi Akhir kami di BP Dikjur Jawa Tengah disamping para pakar.

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan serta cara yang digunakan sebagai penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 36 ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik.
Dalam pelaksanaan kurikulum diantaranya diperlukan Standar Penilaian. Sesuai dengan UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Permendiknas No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan bahwa Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik.
Penilaian pada jenjang pendidikan dasar menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai. Teknik penilaian berupa tes tertulis, observasi, tes praktik, dan penugasan perorangan atau kelompok.
Berdasarkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2010 tentang Pendidikan Karakter perlu dikembangkan pada satuan pendidikan. Implementasinya ke dalam mata pelajaran, kegiatan ekstra kurikuler, dan pembiasaan. Maka perlu adanya Penilaian Pendidikan Karakter Bangsa dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik.

B. TUJUAN DAN MANFAAT PENILAIAN
Tujuan Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud dalam Permendiknas no. 20 tahun 2007 pasal 63 ayat (1) butir b bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran.
1. Tujuan penilaian pendidikan :
a. Menilai pencapaian kompetensi peserta didik
b. Memperbaiki proses pembelajaran
c. Bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar

2. Manfaat Penilaian
a. Untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahanya dalam proses pencapain kompetensi
b. Untuk memantau kemajuan dan mendiagnosis kesulitan belajar yang dialami peserta didik sehingga dapat dilakukan pengayaan dan remedial
c. Sebagai umpan balik guru dalam memperbaiki metode, pendekatan, kegiatan, dan sumber belajar yang digunakan.
d. Sebagai masukan bagi guru guna merancang kegiatan belajar.
e. Untuk memberikan informasi kepada orang tua siswa dan komite sekolah tentang efektivitas pendidikan.

C. RUANG LINGKUP STANDAR PENILAIAN
Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menegah terdiri atas :
a. Penilaian hasil belajar oleh pendidik
b. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan, dan
c. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah
d. Penilaian Pendidikan Karakater dilakukan oleh pendidik dan satuan pendidikan.

BAB II
LANDASAN PENGEMBANGAN STANDAR PENILAIAN

A. LANDASAN FILOSOFIS
1. Tonggak sejarah Indonesia sejak dahulu sudah mengembangkan kepribadian yang berbudi luhur seperti Bhineka Tunggal Ika dalam berperilaku tetapi sekarang sudah mulai luntur.
2. Pasal 31 ayat 1 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 yang berbunyi “tiap-tiap warganegara berhak mendapatkan pengajaran”. Dalam pelaksanaanya penilaian hanya difokuskan pada prestasi kognitif maka perlu dikembangkan penilaian karakter bangsa sehingga dapat menyeimbangkan pengetahuan dan perilaku peserta didik.

B. LANDASAN YURIDIS
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP. No 19 Tahun 2005 Sistem Nasional Pendidikan (SNP)
3. Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan
4. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2010, tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional tahun 2010 (pengembangan karakter)

C. LANDASAN KONSEPTUAL
1. Ki Hadjar Dewantara :
a. Pendidikan pada prinsipnya adalah memanusiakan manusia.
b. Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budipekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intelek), dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita.
2. Socrates (469-399SM) menekankan perlunya metode dialogis dengan memberikan pertanyaan yang tajam, agar peserta didik mampu membangun konsep.
BAB III
IMPLEMENTASI STANDAR PENILAIAN HASIL BELAJAR

A. PENILAIAN HASIL BELAJAR
Penilaian adalah kegiatan untuk memperoleh informasi tentang pencapaian dan kemajuan belajar siswa dan mengetahui efektifitas terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian hasil belajar peserta didik dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang berlaku secara nasional. Standar Penilaian Pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik.

B. TEKNIK PENILAIAN
Berdasarkan PP No. 19 tahun 2005 teknik penilaian terdiri atas teknik tes dan non tes. Teknik tes terdiri atas tes tertulis, tes lisan, dan perbuatan, sedangkan teknik non tes terdiri dari pengamatan, tugas/proyek, dan produk. Penilaian pendidikan karakter menggunakan teknik non tes.

C. MEKANISME DAN PROSEDUR
1. Penilaian hasil belajar berpedoman pada permendiknas nomor 20 tahun 2007
2. Sekolah menetapkan indikator nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan
3. Sekolah mengembangkan instrumen pengamatan
4. Guru melakukan pengamatan perilaku peserta didik apakah sesuai dengan indikator yang diharapkan
5. Hasil pengamatan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan nilai karakter/kepribadian peserta didik.

D. PELAPORAN HASIL PENILAIAN
1. Hasil penilaian disampaikan pada orang tua peserta didik berupa buku laporan pendidikan karakter (buku kepribadian)
2. Nilai pendidikan karakter bersifat komprehensif .



Yuk Baca Selengkapnya...

Kamis, 14 Juli 2011

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA


DAFTAR ISI


DAFTAR ISI
i
KATA PENGANTAR
iii


BAB  I  :  PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang                                                                         
1
B.     Pengertian  Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
2
C.     Landasan Pedagogis Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

5
D.    Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
7
E.     Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
7
F.      Nilai-Nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
8



BAB  II : PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI INTEGRASI MATA PELAJARAN, PENGEMBANGAN DIRI, DAN BUDAYA SEKOLAH

A.    Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

11
B.     Perencanaan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
15
C.     Pengembangan Proses Pembelajaran
20
D.    Penilaian Hasil Belajar
23
E.     Indikator Sekolah dan Kelas
24


BAB III  : PETA NILAI DAN INDIKATOR

A.    Nilai, Jenjang Kelas, dan Indikator
32
B.     Peta Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Berdasarkan Mata Pelajaran
45
C.     Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Nilai, dan Indikator Mata Pelajaran
52


BAB  IV : INTEGRASI NILAI-NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA KE DALAM DOKUMEN KTSP
86

PENUTUP
117
Yuk Baca Selengkapnya...